Mari kita lihat ini: Helikopter itu sangat keren, mesin helikopter ini mampu membawa kita melayang di udara, kemampuan yang sampai sekarang hanya dimiliki oleh burung kolibri dan serangga, mereka bisa terbang rendah diatas aliran air yang berkilau atau hutan yang luas, dan sangat terampil, berputar dengan tajam di udara. Tidak diragukan lagi, mereka adalah salah satu cara berpergian yang paling menyenangkan dan efektif. Selama kita berada di Bhutan, mereka memiliki jumlah yang banyak. Mereka adalah langkah maju yang besar dalam sektor transportasi negara, dan perdagangan secara keseluruhan. Timbulnya Royal Bhutan Helicopter Services Ltd menandai era baru di negara yang terkurung daratan ini, dan perusahaan kami terus menwarakan keuntungan baru saat ini.

Layanan Helikopter Bhutan mulai beroperasi pada bulan November 2015 dan telah dengan aman mengangkut lebih dari 1.000 wisatawan. Helikopter ini telah terbang lebih dari 1.500 jam sejak operasi dimulai.

Tantangan Geografis Bhutan

Bagi orang luar, Bhutan dikenal dengan hutan permata dan puncaknya yang membubung tinggi, terletak di lereng pegunungan Himalaya. Setiap tahun, ribuan wisatawan berduyun-duyun datang ke negara ini untuk menikmati pedesaannya yang indah, mendaki jalan setapaknya dan memberi penghormatan kepada Biara Taktsang Palphug - a.k.a The Tiger's Nest yang merupakan salah satu situs Buddha yang paling menakjubkan di Bumi. Menempel di sisi tebing, yang dinamakan goa ""tiger lair"" yang mana ada terowongan yang melewatinya, Kuil ini adalah contoh yang luar biasa dari arsitektur abad ke-17.

Dalam beberapa dekade terakhir, Bhutan telah menjadi lebih dan mudah diakses oleh orang luar, terutama karena motivasi penyediaan pariwisata. Pada tahun 2014, dua maskapai penerbangan Bhutan mengantarkan hampir seperempat juta penumpang ke tempat tujuan mereka. Ini angka yang mengesankan tetapi masih ada persoalan yang terjadi.

Bagi penduduk Bhutan, negara ini hampir tidak bisa di navigasi. Dengan daerah pegunungan yang curam, hutan dan sungai menghambat transportasi yang cepat untuk digunakan, bangsa kami bergantung pada jaringan jalan pertaniannya. Meskipun membangun lebih dari 10.000 kilometer jalan dalam kurun waktu 50 tahun terakhir, medan yang sulit masih menjadi tantangan, menyebabkan barang dan jasa sering menghadapi gangguan.

Ditambah, Bhutan terkepung daratan antara Tibet dan India. Dengan demikian, ia tidak memiliki kemampuan untuk mengangkut barang dan perdagangan melalui laut. Mengingat kurangnya lahan yang layak untuk membangun bandara, jaringan helikopter yang efektif menjadi lebih penting lagi untuk pembentukan layanan udara yang baik. Bersama alsan ini memberikan dorongan kuat untuk pembentukan perusahaan helikopter kerajaan.

Paro Helicopter Excursion

Tambahkan segera helikopter ke salah satu paket perjalanan kami

USD $5,000

  • 60 minutes
  • Paro Dzong
  • Paro Valley
  • Tiger's Nest Monastery
  • Drugyel Dzong
  • Paro Dzong
  • Mount Jumolhari
  • Stop at Jangothang
  • Lingzhu Dzong
  • Mount Juchu Drakey
  • Book

USD $7,500

  • 90 minutes
  • Paro Dzong
  • Paro Valley
  • Tiger's Nest Monastery
  • Drugyel Dzong
  • Paro Dzong
  • Mount Jumolhari
  • Stop at Jangothang
  • Lingzhu Dzong
  • Mount Juchu Drakey
  • Book

Biaya dibayarkan per trip. Dengan maksimal 6 penumpang per trip.

Tur heli yang indah akan diawali dengan terbang rendah di Paro Valley yang yang diselimuti dengan persawahan subur di sepanjang Pa Chu rover yang mana membelah paro valley. Melewati pedesaan kuno disertai oleh beberapa pemandangan Bhutan yang paling terkenal dan terkemuka seperti Paro Rinpung Dzong dibangun pada abad ke-15 yang saat ini menjadi rumah administratif dan monastik tubuh Paro. Sedikit naik diatas bukit ada taa dzong (sekarang Museum Nasional) dan beberapa saat kemudian mendekati dari Biara Tiger Nest yang terkenal! Sungguh pengalaman yang menakjubkan dapat melihat Vihara dari langit.

Selanjutnya menuju jauh ke Utara mengarah ke Gunung jumolhari terbang di sepanjang Pa Chu di atas reruntuhan Drugyel Dzong yang dibangun pada tahun 1649. Kawah Jumolhari yang berada di ketinggian 7.320 meter diatas permukaan laut terbentang antara wilayah otonom Tibet dan Bhutan. Ini juga merupakan salah satu puncak suci tertinggi di Dunia. Pendaki dilarang naik keatas karena masyarakat Bhutan percaya bahwa para dewa hidup di puncak gunung. Helikopter tersebut kemudian mendarat di markas Jumolhari (jangothang) untuk quick snack cepat dan waktu ber selfie.

Jika Anda beruntung, anda akan mendapatkan kesempatan untuk melihat kawanan domba Biru, Pseudonayaur, yang hanya di temukan di Himalaya.


Solusi Unik: Bhutan Helicopter Services Ltd.

Royal Bhutan Helicopter Services Ltd (RBHS) didirikan pada tanggal 11 November 2015. Tanggalnya dipilih dalam rangka memperingati ulang tahun ke-60 Druk Gyalpo. Markas besar perusahaan terletak di hanggar tua bandara Paro, yang mana basis pangkalan kami adalah dua helikopter H130 biasa melakukan perjalanan ke seluruh Bhutan.

Dalam enam bulan pertama dibangunnya RBHS, helikopter tersebut mengangkut lebih dari 400 individu, dan sekarang telah membawa ribuan orang. Kami juga memindahkan lebih dari 40 pasien medis dari pedesaan ke ibu kota Thimpu pada waktu itu.

Dalam upaya memperluas jangkauan helikopter, Departemen Transportasi Udara bekerja untuk memilih dan menggunakan helipad baru di seluruh negeri. Permintaan proposal untuk tahun 2010 mengidentifikasi setidaknya empat puluh pads yang ada saat ini di 18 dzongkhags (distrik) berbeda. Antara memperbarui pads dan membangun yang baru, Layanan Helikopter Bhutan diatur untuk terus berkembang selama tahun-tahun yang akan datang.

Helikopter, seperti yang mereka lakukan di banyak negara, akan melayani peran medis dan penegakan hukum yang penting. Negara ini berencana menggunakannya untuk pencarian dan penyelamatan, evakuasi, keadaan darurat, upaya pemadaman kebakaran dan bencana alam. Mereka juga telah dipekerjakan untuk memindahkan kargo serta mengangkut personil penting dan pejabat pemerintah.

Sekarang, mereka sudah memasuki tahap baru: Pariwisata.


Paket Perjalanan

Perjalanan Anda jauh ke dalam daerah pedalaman kerajaan menjelajahi tiga lembah agung namun jelas berbeda: Lembah Laya (juga dikenal sebagai surga tersembunyi), Lembah Punakha tropis dengan Dzong yang megah, dan lembah Paro zamrud, dengan sawah dan kuil-kuil kuno.

Pemandangan dari Udara

Layanan Helikopter Bhutan lebih dari sekadar menyediakan dukungan transit yang dibutuhkan bagi negara kami. Sekarang, kita juga bisa menawarkan pengalaman dari Bhutan tidak seperti yang lainnya. Ketika Anda melakukan perjalanan melalui udara, Anda akan melihat pemandangan pembangun Bhutan yang tidak bisa terbayangkan pada saat mereka membuat banyak biara, desa-desa dan reruntuhan yang menjadi titik landscape. Pastikan untuk membawa kamera anda!

Wisata yang indah dimulai dengan penerbangan rendah di atas Lembah Paro. Daerah, dengan sawah yang subur dan Sungai Paro Chhu yang berkelok-kelok yang membagi lembah menjadi dua bagian, ini adalah pemandangan yang tak tertandingi. Sungainya lebar dan berwarna biru, yang terdapat dataran hijau membentang di kedua sisi, dan gundukan pasir sering terlihat sepanjang turquoise yang berkelok-kelok.

Kita kemudian melewati pedesaan kuno, diikuti oleh beberapa pemandangan Bhutan yang paling terkenal dan terkemuka, seperti Paro Rinpung Dzong. Biara dan benteng Buddha yang dibangun pada abad ke-15, kemudian direnovasi pada abad ke-17, dan dikelilingi oleh tanaman hijau dan jembatan kantilever yang mengesankan. Saat ini bangunan ini merupakan badan administratif dan monastik Paro.

Sedikit di atas bukit adalah Taa Dzong (saat ini Museum Nasional), dan hanya beberapa menit setelah itu, kita akan terbang rendah di atas Biara Tiger Nest yang terkenal dari jarak dekat. Dengan atap emas, dinding putih dan aksen merah, itu adalah keajaiban sejati. Melihat vihara dari langit adalah pengalaman yang menakjubkan, satu-satunya cara untuk melakukan kunjungan ke tanah suci semacam itu bahkan lebih mengagumkant lagi.

Kita kemudian mengarah lebih jauh ke arah utara Gunung Jomolhari, masih terbang di sepanjang Paro Chhu River, dan akan segera melewati reruntuhan Drugyel Dzong, dibangun pada 1649 dan sekarang telah hancur. Kawah Jomolhari, yang berada pada ketinggian 7.320 meter di atas permukaan laut, terbentang antara wilayah otonom Tibet dan Bhutan. Ini juga merupakan salah satu puncak suci tertinggi di dunia. Pendakian dilarang, karena masyarakat Bhutan percaya bahwa para dewa hidup di puncak gunung. Helikopter kemudian mendarat di basecamp Jomolhari, Jangothang, untuk quick snack dan waktu ber selfie.

Jika Anda beruntung, Anda akan mendapatkan kesempatan untuk melihat kawanan domba biru di sepanjang jalan. Yang biasa disebut Pseudois nayaur atau bharal, domba-domba ini hanya ditemukan di Himalaya, di negara-negara India, Nepal, Bhutan, Tibet dan Pakistan. Domba biru menempel di tebing pegunungan curam, pejantan yang tinggal terpisah dari betina, memakan rumput. Mereka adalah pemandangan yang langka untuk dilihat, tapi kita sering menangkapnya di udara.

Dari sana, kita akan kembali ke Paro, merasakan lebih banyak padang gurun Bhutan yang belum terjamah di sepanjang jalan.

Pengalaman yang Disesuaikan

Di Druk Asia, kami mengkhususkan diri dalam memperkenalkan wisatawan ke Bhutan, wilayah guntur penuh warna dari Dragon King. Sebagai perwakilan resmi dari Perusahaan Pengangkut Nasional Pemerintah Kerajaan Bhutan dan operator tur berlisensi di Bhutan, Singapura dan Thailand, kami menyediakan semua layanan yang Anda butuhkan untuk petualangan Bhutan yang aman dan yang mengesankan.

Druk Asia akan menangani dokumen tiket dan visa Anda, dan membantu Anda merencanakan perjalanan pribadi yang disesuaikan, tur kelompok atau perjalanan bisnis ke Bhutan. Biaya untuk setiap tur helikopter adalah per perjalanan, dengan maksimal enam penumpang. Tolong lakukan pemesanan untuk rombonganmu terlebih dahulu.


Harga Sewa

Layanan Helikopter

Layanan helikopter tersedia di Bhutan. Berikut adalah biaya sewa untuk layanan helikopter untuk mengunjungi beberapa tempat wisata yang menarik di Bhutan. Hubungi kami terlebih dahulu untuk pemesanan.

Dari Ke Tempat Pendaratan Waktu Penerbangan (Menit) Biaya (Dalam USD)
Paro Thimphu Lungtenphu RBA Ground 20 $1,458
Paro Bumthang Batpalathang Airport 110 $8,021
Paro Laya Langothang Village 80 $5,833
Paro Punakha Zomling Thang 50 $3,646
Paro Trongsa Sherubling HSS Ground 80 $5,833
Paro Manas Manas Park Football Ground 150 $10,938
Paro Tashigang Kanglung 168 $12,250
Paro Gasa Gasa Public Ground 52 $3,792
Paro Haa Imtrat Helipad 12 $875

Hubungi Kami

 

Ingin menjadi yang pertama mengetahui tentang penawaran & tip eksklusif untuk berpergian ke Bhutan?

Tetap Terhubung dengan Druk Asia!

Kami menawarkan buletin email triwulanan dengan update perjalanan Bhutan yang tepat waktu serta tips dan saran.

Tentu saja, kami tidak akan pernah spam Anda atau berbagi informasi kontak Anda dengan pihak ketiga.